Rabu, 21 Desember 2016

Lingkaran itu seperti Bertasbih


       Al – Qur’an adalah sumber ilmu yang cahayanya memancar ke segala penjuru. Al Quran itu intan, setiap sudutnya memancarkan cahaya yang berbeda dengan yang terpancar dari sudut yang lainnya. Lingkaran tu seperti tasbih. Lah lingkaran kok tasbih sih? yap, kali ini saya akan membahas tentang 2 hal yang sudah dikenal oleh setiap orang, mulai dari kalangan anak – anak sampai orang dewasa. Dalam Islam semua ilmu telah diatur sedemikian, mulai dari ilmu hitung, kedokteran, politik dll. Ketika kita pelajari lebih dalam lagi kandungan di dalam Al- Quran maka kita akan menemukan banyak sekali keajaiban, salah satunya hubungan lingkaran dan tasbih. Kita mengetahui bahwa didalam lingkaran itu ada 360 , dari manakah asal jumlah tersebut?
     Banyak orang yang mengetahui bahwa tampaknya derajat berasal dari Babilonia kuno dan diambil dari sistem bilangan dasar 60.Bilangan dasar 60 mempunyai enam puluh angka berbeda dengan bilangan dasar 10 kita ). Sistem bilangan dasar 60 telah mempengaruhi dunia. Jam dan menit terbagi menjadi 60. Dan 360 adalah jumlah bilangan derajat yang bagus untuk digunakan. Tetapi, ternyata asal mula kenapa dalam lingkaran itu ada 360  ? bisa kita pelajari dalam Al – Quran.
Lingkaran adalah himpunan semua titik pada bidang dalam jarak tertentu, yang disebut jari – jari dari suatu titik tertentu, yang disebut pusat. Next, apa itu tasbih?
             Tasbih artinya menyucikan dan mengagungkan Allah SWT. Bertasbih meliputi shalat dan dzikir. Allah SWT berfirman, “ Maka, bertasbihlah kepada Allah kala kamu berada dipetang hari dan kala kamu berada di waktu subuh “ .
Kenapa satu lingkaran ada 360  ?

1.      BERHUBUNGAN DENGAN CARA MALAIKAT BERTASBIH

Hanya ada tiga surat yang menerangkan tentang turun dan naik malaikat yang berpasangan dengan kata ruh.

A.    QS. AN- NAHL AYAT 2 ( SURAT KE 16 )

يُنَزِّلُ الْمَلَائِكَةَ بِالرُّوحِ مِنْ أَمْرِهِ عَلَىٰ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ أَنْ أَنْذِرُوا أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاتَّقُونِ
    Artinya “ Dia menurunkan para malaikat dengan (membawa) wahyu dengan perintah- Nya kepada     siapa yang Dia kehendaki dintara hamba-hambaNya, yaitu “ Perintahkanlah olehmu sekalian               bahwasanya tidak ada tuhan melainkan Aku, maka hendaklah kamu bertakwa kepada-Ku “.


B.    QS. AL – MA’ARIJ AYAT 4 ( SURAT KE 70 )

تَعْرُجُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ
Artinya : “ Malaikat – malaikat dan Jibril naik ( menghadap ) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun “

C.       QS. AL – QADR AYAT 4 ( SURAT KE 97 )
تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ

Artinya : “ Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhan-Nya untuk mengatur segala urusan “
Coba kita perhatikan :
  •            PENJUMLAHAN MASING – MASING SURAT
o    16 dijumlahkan menjadi 1 + 6 = 7
o    70 dijumlahkan menjadi 7 + 0 = 7
o    97 dijumlahkan menjadi 9 + 7 = 16 ,dan 1 + 6 = 7
  •          PENJUMLAHAN TOTAL SELURUH SURAT
o    16 + 70 + 97 = 183

·         JUMLAH SELURUH AYAT – AYAT
o    Surat ke 16 ada 128 ayat
o    Surat ke 70 ada 44 ayat
o    Surat ke 97 ada 5 ayat
o    jadi, 128 + 44 + 5 = 177 ayat

    Cara malaikat bertasbih adalah mengitari atau mengelilingi Arsy, kemudian bertasibih , sebagaimana dalam Al – Quran “ dan kamu akan melihat malaikat – malaikat berputar sekitar Arsy , mereka bertasbih dengan memuji Rabb mereka. Dan diputuskan diantara mereka dengan benar. Dan dikatakan : “ Puji itu bagi Allah, Rabb semua alam “ (QS. 39 AYAT 75 )
Haafina artinya berlingkar atau melingkari. Apabila para malaikat berlingkar atau mengelilingi, itu artinya mereka membuat lingkaran dan sudut sebuah lingkaran penuh adalah 360 .
Coba kita jumlahkan, jumlah surat diatas dengn jumlah ayatnya

1.       JUMLAH SURAT ( 16 + 70 + 97 ) = 183
2.       JUMLAH AYAT  ( 128 + 44 + 5 )  = 177
JADI, 360  sudut satu lingkaran penuh.


2.      BERHUBUNGAN DENGAN CARA LANGIT DAN BUMI BERTASBIH   \


وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ

Artinya : “ Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan . Masing – masing beredar pada garis edarnya”.

Dalam tafsir Jalalayn :
Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing – masing dari semua itu, lafal Kullun ini tanwinnya merupakan pergantian daripada Mudzhaf ilaih, maksudnya masing- masing dari pada matahari, bulan dan bintang – bintang laianya ( didalam garis edarnya) pada garis edarnya yang bulat diangkasa bagaikan bundaran batu penggelinding gandum ( beredar ) maksudnya semua berjalan dengan capet sebagaimana berjalan diatas air. Disebabkan ungkapan ini memakai Tasybih, maka didatnagkanlah Dhamir.
       Dalam ayat tersebut terdapat kata yasbahun yang merupakan kata dari sabaha yang diartikan           bertasbih, sedangkan dalam ayat tersebut diartikan garis edarnya. Dalam Tafsir jalalayn ditafsirkan     garis edarnya itu berbentuk bulat di angkasa bagaikan bundaran batu, sudah sangat jelas dapat kita     asumsikan bahwa mereka bertasbih membentuk lingkaran penuh , 360 .

3.      DASAR GERAKAN MANUSIA DALAM SHALAT
( BERDIRI, RUKU DAN SUJUD )

·         Berdiri menghadap kiblay adalah setengah lingkaran 360 x ½ = 180
·        Ruku membentuk 90
·        Sujud membentuk 45

     180  + 90 , dan ternyata hitungannya tidak sampai 360 . Dalam Al Quran QS. An Nahl ayat 48 :

      أَوَلَمْ يَرَوْا إِلَىٰ مَا خَلَقَ اللَّهُ مِنْ شَيْءٍ يَتَفَيَّأُ ظِلَالُهُ عَنِ الْيَمِينِ وَالشَّمَائِلِ سُجَّدًا لِلَّهِ وَهُمْ دَاخِرُونَ

     Artinya :” Dan apakah mereka tidak memperhatikan segala sesuatu yang telah diciptakan Allah yang bayangannya berbolak-balik ke kanan dan ke kiri dalam keadaan sujud kepada Allah, sedang mereka berendah diri?” .
     Itu artinya 2 x sujud = 45
      Jadi, 180 + 90 + 90 = 360 derajat

 
Dari beberapa uraian diatas kita dapat mengasumsikan bahwa lingkaran itu seperti bertasih, salah satu buktinya yaitu kandungan dalam al – quran yang menyebutkan bahwa langit, bumi, malaikat dan manusia bertasbih kepada Allah dengan cara melingkar.
Lingkaran dan tasbih sendiri dari segi makna memiliki kesamaan :
Lingkaran memiliki pergerakan yang bebas , lingkaran itu berputar,bayangan dengan garis dapat meningkatkan rasa pergerakan dalam lingkaran. lingkaran merupakan kurva yang anggun dan terlihat feminim. lingkaran juga memberikan rasa hangat, meneangkan dan memberikan rasa sensualiatas dan cinta. pergerakannya memberikan energi dan kekuatan. Seperti halnya tasbih yang akan memberikan energi positif pada diri seseorang dan menenangkan hati, dan sebagai wujud rasa cinta kita kepada Alah SWT.


Tafsir Qur’an. 

Selasa, 29 November 2016

Essai



Dedikasi adalah sebuah pengorbanan tenaga, pikiran, dan waktu demi keberhasilan suatu usaha yang mempunyai tujuan yang mulia, dedikasi ini bisa juga berarti pengabdian untuk melaksanakan cita-cita yg luhur dan diperlukan adanya sebuah keyakinan yang teguh. Majunya sebuah Negara dapat ditinjau dari kualitas pendidikannya. Negara Indonesia harus mampu melahirkan generasi cedikia, mandiri, dan benurani. Semua perguruan tinggi di Indonesia memiliki kewajiban untuk menciptakan generasi seperti itu. Sebagai mahasiswa/I yang dipersipakan untuk menjadi seorang calon pendidik, tentunya kita hanya dapat melaksanakan tugas dengan baik jika memperoleh jawaban yang jelas dan benar tentang apa sebenarnya yang dimaksud dengan pendidikan. Pendidikan adalah hal terpenting dalam kehidupan seseorang. Melalui pendidikan, seseorang dapat dipandang terhormat, memiliki karir yang baik serta dapat bertingkah sesuai norma-norma yang berlaku. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana secara etis, sistematis, intensional dan kreatif dimana peserta didik mengembangkan potensi diri, kecerdasan, pengendalian diri dan keterampilan untuk membuat dirinya berguna di masyarakat.
Pengertian pendidikan menurut Undang Undang SISDIKNAS no. 20 tahun 2003, adalah sebagai usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran sedemikian rupa supaya peserta didik dapat mengembangkan potensi dirinya secara aktif supaya memiliki pengendalian diri, kecerdasan, keterampilan dalam bermasyarakat, kekuatan spiritual keagamaan, kepribadian serta akhlak mulia. Kamus Besar Bahasa Indonesia menjelaskan bahwa pendidikan berasal dari kata “didik” dan mendapat imbuhan berupa awalan ‘pe’ dan akhiran ’an’ yang berarti proses atau cara perbuatan mendidik. Maka definisi pendidikan menurut bahasa yakni perubahan tata laku dan sikap seseorang atau sekelokmpok orang dalam usahanya mendewasakan manusia lewat pelatihan dan pengajaran.
Menurut Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara, pengertian pendidikan yaitu tuntutan dalam hidup tumbuhnya anak-anak yang bermaksud menuntun segala kekuatan kodrati pada anak-anak itu supaya mereka sebagai manusia dan anggota masyarakat mampu menggapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.
Tujuan Dari Pendidikan
Tujuan pendidikan memuat gambaran tentang nilai-nilai yang baik,luhur,pantas,benar,dan indah untuk kehidupan. Karena itu tujuan pendidikan memiliki dua fungsi yaitu memberikan arah kepada segenap kegiatan pendidikan dan merupakan sesuatu yang ingin dicapai oleh segenap kegiatan pendidika.n. Umumnya ada 4 jenjang tujuan pendidikan diantaranya : tujuan umum, tujuan institusional, tujuan kurikuler, dan tujuan instruksional.
a.       Tujuan umum pendidikan nasional Indonesia adalah manusia Pancasila.
b.      Tujuan Institusional yaitu tujuan yang menjadi tugas dari lembaga pendidikan tertentu untuk mencapainya.
c.       Tujuan Kurikuler, yaitu tujuan bidang studi atau tujuan mata pelajaran.
d.      Tujuan Instruksional, yaituu penguasaan materi pokok bahasan/subpokok bahasan.
Sebagai calon pendidik di Indonesia tentunya kita memiliki tugas yang besar untuk mewujudkan semua tujuan dari pendidikan itu sendiri. Namun untuk mewujudkan tujuan tersebut kita harus melihat realita sekarang ini. Pendidikan di Indonesia sangatlah jauh dibandingkan dengan pendidikan di luar negri. Banyak permasalahan pendidikan yang terjadi.  Masalah tersebut diantaranya :
a.       Masalah pemerataan pendidikan.
Masalah pemerataan pendidikan adalah persoalan bagaimana system pendidikan dapat menyediakan kesempatan yang seluas-luasnya kepada seluruh warga Negara untuk memperoleh pendidikan, sehingga pendidikan itu menjadi wahana bagi pembangunan sumber daya manusia. Namun
Ketiga, dilihat dari kesempatan yang diberikan, dalam Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan. Namun dalam kenyataan masih banyak warga negara Indonesia yang belum mengenyam pendidikan sebagai akibat dari ketidakmampuan dalam bidang ekonomi. Banyak sekali anak –anak di daerah terpencil, yang tidak bisa mengenyam pendidikan, dikarenakan kondisi mereka yang memperhatinkan. Mulai dari kondisi keluarga, yang tidak memiliki biaya ataupun karena orangtua mereka tidak memperdulikan pendidikan mereka. Masih banyak orangtua yang memilih anaknya untuk kerja dibandingkan sekolah. Hal itu terjadi karena berbagai factor, diantarnya, kemiskinan,ketidaktahuan mereka tentang pentingnya pendidikan, dan adat istiadat di daerah mereka. Sebagai seorang yang terlibat dalam proses pendidikan, tentunya itu tugas kita semua. Permasalahan tersebut, bisa sedikit terselesaikan dengan cara mensosialisasikan pentingnya pendidikan kepada para orangtua yang tidak peduli, memberikan pembelajaran kepada mereka yang belum mengenyam pendidikan, mendirikan sebuah organisasi yang tujuan utamanya adalah mencerdaskan dan memberikan harapan kepada anak-anak di Indonesia agar memiliki motivasi untuk belajar.
b.      Masalah Mutu Pendidikan
Kualitas pendidikan di Indonesia sekarang ini sangat mengkhawatirkan, Jangan pernah menganggap pendidikan kita saat ini sudah menjadi yang terbaik. Padahal dalam skala nasional saja masih menyisakan banyak masalah, menyangkut kualitas guru, kurikulum yang bermasalah, kemiskinan pendidikan, bahkan anak-anak jalanan dan perbatasan yang belum tersentuh pendidikan dan tenaga pengajar.
Sayangnya pendidikan Indonesia kualitasnya saat ini masih jauh dari negara-negara lainnya. Menurut data dari UNESCO pendidikan di Indonesia menempati peringkat ke-10 dari 14 negara berkembang. Sedangkan komponen penting dalam pendidikan yaitu para guru menempati urutan ke-14 dari 14 negara berkembang di dunia. Fakta ini tentunya menyakitkan bagi dunia pendidikan Indonesia. Indonesia sebagai negara yang mendidik guru dari negara-negara tetangga seperti Malaysia, kini kualitasnya malah berada di bawahnya. Tidak heran jika ada yang mengatakan bahwa Macam Asia kini telah kehilangan taringnya.
c.       Masalah Efisiensi Pendidikan
Hal ini mempersoalkan bagaimana suatu system pendidikan mendayagunakan sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan pendndidikan .
d.      Masalah Relevansi Pendidikan
Masalah ini mencakup sehauh mana system pendidikan dapat mengahsilkan luaran yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan.
Wah, begitu banyak permasalahan serius yang terjadi di dunia pendidikan Indonesia. Sudah seharusnya kita menyelesaikan semua itu, tentunya dengan menjalankan peran kita sebaik mungkin. Tanamkanlah dalam jiwa kita semua bahwa kita harus menjadi barisan pendidik yang memilikii kualitas, kita harus cerdas dan jenius. Yang tepenting kita harus memiliki jiwa kebangsaan dan karakter yang berkuliatas. Tentunya harus menjadi tauladan bagi peserta didik kita. Seperti halnya asas Tut Wuri Handayani Ing Ngarsa sung tulada, Ing Madya mangun karsa, dan Tut Wuri Handayani.

Selasa, 27 September 2016

Peran Mahasiswa Dalam Pembangunan Negeri



“ Harapan Jaya Sepanjang Masa Bagimu Negeriku Indonesia ”peranmahasiswaDalamPembangunanNegeri
Pengertian mahasiswa menurut para ahli dan menurut KBBI.
Ø  Mahasiswa menurut Sarwono (1978) adalah setiap orang yang secara resmi terdaftar untuk mengikuti pelajaran di perguruan tinggi dengan batas usia sekitar 18 – 30 tahun. Mahasiswa merupakan suatu kelompok dalam masyarakat yang memperoleh statusnya karena ikatan dengan perguruan tinggi. Mahasiswa juga merupakan calon intelektual atau cendikiawan muda dalam suatu lapisan masyarakat yang sering kali syarat dengan berbagai predikat.
Ø  Mahasiswa menurut Knopfemacher adalah seseorang calon sarjana yang dalam keterlibatannya dengan perguruan tinggi yang didik dan diharapkan untuk menjadi calon-calon yang intelektual.
Ø  Mahasiswa menurut KBBI adalah seseorang yang belajar di perguruan tinggi, di dalam struktur pendidikan di Indonesia mahasiswa memegang status pendidikan tertinggi diantara yang lain.
Jadi, menurut saya mahasiswa adalah seseorang yang menuntut ilmu di suatu perguruan tinggi dan memiliki status tertinggi dalam struktur pendidikan di Indonesia, oleh karenanya mahasiswa merupakan generasi bangsa yang diharuskan memiliki wawasan dan keintelektualan yang baik.
Namun dewasa ini, kebanyakan mahasiswa di Indonesia jauh dari jati dirinya. Kebanyakan dari mereka hanya ingin menyandang status mahasiswa karena gengsi apabila tidak melanjutkan kuliah. Mereka tidak peduli dengan peranan mereka yang sebenarnya.
Secara umum mahasiswa memiliki peranan sebagi berikut :
1.      Direct Of Change , mahasiswa dapat melakukan perubahan secara nyata karena begitu banyak SDM yang tersedia.
2.      Agent Of Change , artinya mahasiswa itu sendiri sebagai subjek untuk melakukan perubahan.
3.      Iron Stock , artinya sumber daya manusia dari manusia tidak akan  pernah habis.
4.      Moral Force, artinya mahasiswa merupakan orang- orag yang memiliki perilaku yang baik dan sebagai teladan.
5.      Social Control , artinya mahasiswa sebagai pengontrol kehidupan bermasyarakat.
Semua peranan itu wajib dimiliki oleh mahasiswa di Indonesia. Namun, saya disini akan mejelaskan peranan mahasiswa secara khusus untuk pembangunan negeri. Tentunya sangat penting sekali, bagaimana peran mahasiswa dalam pembangunan negeri.
            Bagaimana sih peranan mahasiswa untuk pembangunan negeri ini?
Majunya sebuah Negara dapat ditinjau dari kualitas pendidikannya. Negara Indonesia harus mampu melahirkan generasi cedikia, mandiri, dan benurani. Semua perguruan tinggi di Indonesia memiliki kewajiban untuk menciptakan generasi seperti itu. Seperti halnya Universitas Siliwangi, salah satu perguruan tinggi negeri di Jawa Barat yang tepatnya terletak di Kabupaten Tasikmalaya. Universitas Siliwangi baru saja menyandang status Negeri beberapa tahun ke belakang. Namun walaupun begitu, Universitas Siliwangi memiliki kontribusi yang sangat baik dalam menciptakan mahasiswa yang berkualiatas. Menurut saya, peranan mahasiswa untuk pembangunan negeri ini, sesuai dengan salah satu lirik dari lagu Hymne Unsil, yaitu “ Harapan Jaya Sepanjang Masa Bagimu Negeriku Indonesia ”.
Pada tanggal 17 Agustus 2016, Indonesia telah merdeka selama 71 tahun. Banyak sekali harapan bangsa Indonesia yang belum terwujud. Seluruh rakyat Indonesia mempunyai kewajiban untuk mewujudkan harapan – harapan tersebut. Tak terlepas dari mahasiswa, yang merupakan salah satu unsur terpenting dalam pembangunan negeri.
Harapan – harapan itu diantarannya :
Membangun masa depan cemerlang. Masa depan yang cemerlang sangat ditentukan oleh generasi dari bangsa itu sendiri. Keadaan bangsa Indonesia sekarang ini, yang masih tergolong Negara berkembang sangat mengkhawatirkan tentunya. Masih banyak permasalahan yang terjadi di negeri ini. Diantaranya dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan social. Sudah seharusnya, kita sebagai mahasiswa memikirkan bagaimana permasalahan tersebut bisa terselesaikan. Ditambah sebentar lagi bangsa Indonesia akan menghadapi MEA. ASEAN ECONOMIC COMUNITY atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) adalah suatu ketentuan atau kesepakatan yang telah dibuat oleh para pemimpin negara di ASEAN untuk membentuk suatu pasar tunggal dalam ekonomi di wilayah ASEAN. Pada nantinya memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara sehingga kompetisi akan semakin ketat. Hal ini tentunya membawa dampak positif dan negative bagi bangsa Indonesia. Apakah kita sudah siap atau belum? Sebagai generasi bangsa , mahasiswa memiliki kewajiban untuk mempersiapkan diri menghadapi MEA, dengan cara berpikir kreatif, harus memiliki wawasan yang luas, inovasi, dan tentunya kemampuan yang baik dalam segala bidang. Diantaranya kemampuan IPTEK dan berbahasa asing. Mahasiswa juga harus berperan aktif dalam mensosialisasikan MEA kepada masyarakat Indonesia. Apabila,sebagai mahasiswa kita bisa melakukan hal itu, maka dengan dibentuknya MEA akan lebih banyak memberikan dampak positive bagi Negara Indonesia. Yang tentunya akan meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.
            Harapan yang selanjutnya yaitu mencerdaskan bangsa Indonesia dan mengabdi bagi pertiwi. Tugas mahasiswa bukan hanya memahami mata kuliah yang diajarkan dosen, dan mengerjakan tugas kuliah, tetapi mahasiswa harus berkontribusi nyata dalam membela kebutuhan bangsa. Dalam halnya mencerdaskan bangsa, sebagai mahasiswa kita harus lebih aktif organisasi di kampus dan berprestasi. Bukan malah demo atau berbuat kerusuhan, karena semua itu tidak ada gunanya. Sudah seharusnya kita mempersiapkan diri, agar kelak semua rakyat Indonesia cerdas. Dan tentunya semua harapan itu disempurnakan oleh pengabdian mahasiswa terhadap pertiwi. Setiap mahasiswa harus memiliki rasa nasionalisme dan patriotisme yang tinggi. Dan diwujudkan dalam perlakuan yang baik. Cinta terhadap tanah air , dapat diwujudkan dalam hal- hal kecil. Seperti menjaga alam, menggunakan produk dalam negeri, dan menjaga segala peninggalan sejarah di Indonesia. 
            Jadi, peranan mahasiswa disini adalah sebagai harapan jaya sepanjang masa bagi negeri Indonesia. Yang artinya,banyak sekali harapan- harapan baik yang harus diwujudkan mahasiswa,  tidak hanya berlaku dalam waktu tertentu , tetapi mahasiswa itu secara continue akan selalu menjadi harapan bangsa ini. Semua itu dapat terwujud atas kesadaran dari setiap mahasiswa itu sendiri. Dan dengan banyak nya mahasiswa yang memiliki kesadaran, maka peran pemerintah akan dapat terbantu.